Pendahuluan
Sebangian besar senyawa organik bahan alam adalah
senyawa-senyawa aromatik.senyawa-senyawa ini tersebar luas sebangai zat warna
pada bunga-bungaan kayu pohon tropis,bermacam-macam kapang,lumut dan
lain-lainya.
Istilah
senyawa fenol meliputi aneka ragam senyawa yang berasal dari
tumbuh-tumbuhan,yang mempunyai ciri sama yaitu cincin aromatik.sebangian besar
dari senyawa aromatik ini mengandung
cicin carboaromayik,yakni cicin aromatik yang terdiri dari atom karbon seperti
benzen,naftalen,dan antrasen.cicin karboaromatik ini lazimnya tersubstitusi
oleh satu atau lebih gugus hidroksil atau gugus lain yang ekivalen ditinjau
dari segi biogenetik.oleh karena itu senyawa bahan aromatik ini sering kali
disebut senyawa senyawa fenol,walaupun sebagian dinantaranya bersifat netral
karena tidak mengandung gugus fenol dalam keadaan bebas.
Senyawa-senyawa fenol yang ada
dialam telah banyak diketahui strukturnya,bahkan jumlahnya telah mencapai
ribuan.flavonoid merupakan golongan terbesar,tetapi fenol monosiklik sederhana
,fenil propanoid,dan kuinon fenolik juga terdapat dalam jumlah yang relative
banyak.beberapa golongan bahan polimer penting dalam tumbuhan seperti
lignin,melanin dan tannin adalah senyawa polifenol dan kadang-kadang satuan
fenolik dijumpai pada protein,alkaloid dan terpenoid.
Peranan beberapa golongan senyawa
fenol sudah diketahui misal lignin sebangai bahan pembagun dinding
sel,antosianin sbangai pigmen bunga,sedangkan peranan senyawa termasuk golongan
lain masih diteliti.bagi para ahli biokimia tumbuhan,embeny fenol tumbuhan
dapat menimbulkan gangguan besar karena kemampuan membentuk kompleks denagn
protein melaui ikatan hidrogen.bila kandunagn sel tumbuhan bercampur dan
membaran menjadi rusak selama proses isolasi,senyawa fenol cepat sekali menjadi
kompleks dengan protein.akibatnya sering terjadi hambatan terhadap kerja enzim
pada ekstrak tumbuhan kasar.sebaliknya fenol sendiri sangat peka terhadap
oksidasi akibat kerja enzim fenolase yang terdapat dalam tumbuhan dengan
mendidih biasanyamencegah terjadinya oksidasi enzim,dan prosedur ini seharusnya
dilakukan secara rutin.
Pada prinsipnya,sifat-sifat kimia
dari semua senyawa fenol adalah sama ,akan tetapi dari segi biogenetik
senyawa-senyawa ini dapat dibedakan atas dua jenis utama,jenis pertama ialah
senyawa fenol yang berasal dari asam shikimat atau jalur shikimat.jenis yang
kedua ialah senyawa fenol yang berasal dari jalur asetat malonat.namun
ditemukan pula senyawa fenol yang bersasal dari kombinasi kedua antara jalur
biosintesa ini,antara lain ialah senyawa flavonoid
Fenil Propanoid
Sejumlah besar senyawa aroamtik alam
dapat dianggap turunan fenilpropan,karena senyawa itu mempunyai cicin benzene
yaitu terikat pada C-1 dari rantai 3
karbon.kelompok senyawa ini berasal dari shikimat.
Senyawa-senyawa
fenol ditemukan dalam berbangai organisme,mulai dari mikroorganisme sampai pada
tumbuhan tinggi dan hewolan.kapang merupakan sumber yang kaya akan senyawa fenol yang berasal dari jalur
shikimat banyak ditemukan dalam tinggi dan jarang ditemukan dalam kapang
Asam
shikimat
Beberapa
jenis senyawa yang termasuk fenilpropanoid ialah turunan asam sinamat,turunan
alifenol,turunan propilfenol,turunan kumarin.beberapa contoh senyawa sederhana
dari masing masing jenis terlihat pada daftar dibawah ini
Turunan
sinamat
Asam sinamat asam kafeat
Turunan
kumarin
Kumarin umbeliferon
Turunan
alifenol
Turunan
propenilfenol

isoeugenol
Bila
struktur senyawa seperti terlihat pada gambar diamati denagn seksama,keculai
kerangka dasar fenil propanoid yang nyata terlihat,ternyata pula bahan kerangka
karbon ini mempunyai oksidasi maksimal trihidrosida yang sama seperti pola dari
asam shikimat.kemungkinan lain dari pola ini ialah 3,4 dihidrosi,atau
4-hidrosi,atau tidak terosidasi sama sekali.
JALUR SHIKIMAT
Jalur shikimat untuk biosintesa
fenilpropanoid ditemukan pertama kali dalam mikroorganisme seperti
bakteri,kapang dan ragi.sedangkan asam shikimat sendiri pertama kali ditemukan
pada tahun 1885 dari tum IIIicium
religiosum,yang dalam bahasa jepang disebubut shikiminoki,dan kemudian
ditemukan pula dalam banyak tumbuhan.Adapun pokok-pokok reaksi biosintesa dari
jalur shikimat dimulai dari pembentukan dengan kondensasi aldol antara suatu
tetrosa yakni eritrosa dan asam fosfoenolpiruvat.pada kondensasi ini,gugus
metilen C=CH2 dari asam fosfoenolpiruvat berlaku sebangai nukleofil dan
beraddisi dengan gugus karbonil C=O dari eritrosa menghasilkan suatu gula yang
terdiri dari 7 atom karbon.selanjutnya reaksi yang analog menghasilkan asam 5
dehirokuinat yang mempunyai lingkar sikloheksan ,yang kemudian diubah menjadi
asam shikimat.asam prefenat menghasilkan asam fenilpiruvat,dari mana dihasilkan
fenilalanin melalui reaksi reduktif aminasi.akhirnya deaminasi dari fenil
alanin menghasilkan asam sinamat.reaksi parralel yang sejenis terhadap tirosin
yang mempunyai tingkat oksidasi yang lebih tinggi menghasilkan asam
p-kumarat,dan selanjutnya asam-asam kefat,rerulat dan sinapat.
Senyawa-senyawa fenil propanoid dari
jenis lainnya yaitu allifenol,propenilfenol dan kumarin diturunkan dari
asam-asam sinamat melalui reaksi-reaksi sekunder yang akan diuraikan.
thanks
BalasHapus